Kamis, 13 September 2012

Makalah Tentang "Minat Belajar Anak Didik Berkurang"

KATA PENGANTAR
            Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang sederhana ini yang berjudul “MINAT BELAJAR ANAK DIDIK BERKURANG”. Tak lupa juga sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda rosulullah nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang-benderang.
            Harapan dari makalah yang saya buat ini dapat menjadi acuan dalam belajar khususnya pada diri saya pribadi maupun rekan-rekan mahasiswa dan mahasiswi serta pembaca dari makalah ini, semoga dengan adanya makalah ini dapat memotivasi kita lebih giat lagi belajar demi meniti masa depan yang cerah amin ya robbal alamin.

















DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar isi
Bab I Pendahuluan
a.    Latar Belakang
b.    Identifikasi masalah
c.    Rumusan Masalah
Bab II Kajian Teori
Bab III Pembahasan
Bab IV Penutup
a.    Kesimpulan
b.    Saran
Daftar Pustaka















BAB I
PENDAHULUAN
A.  LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui bersama di zaman yang semakin maju ini tak bisa di hindari dari segi teknologi dan informasi, begitu juga dengan minat belajar anak didik dapat digambarkan seperti diagram yang kadang naik dan kadang pula turun. Sebagai generasi penerus bangsa anak didik haruslah memiliki minat belajar yang tinggi sehingga kedepannya menjadi orang yang berguna bagi dirinya sendiri, keluarga, serta bangsa dan negara.
Tetapi kenyataannya banyak hal-hal yang membuat minat belajar anak didik itu berkurang seperti hiburan televisi, game, dan internet. Inilah pangkal permasalahan dari minat belajar ketiga kompenen diatas memiliki efek yang membuat betah sehingga waktu belajar itu tak ada lagi.


B.  IDENTIFIKASI MASALAH
1.    Bagaimana cara membuat minat belajar anak didik bertambah ?
2.    Di awali dari manakah membuat minat belajar anak didik kembali stabil ?
3.    Tindakan apakah yang harus dilakukan dalam menyikapi masalah minat belajar anak didik ?
4.    Siapakah yang menjadi peran utama dalam mengatasi minat belajar anak didik ?

C.  RUMUSAN MASALAH
1.    Apakah yang dapat membuat minat anak didik bertambah sehingga bisa kembali stabil ?
2.    Tindakan seperti apakah yang harus dilakukan dan siapakah yang menjadi peran utama dalam mengatasi masalh minat belajar anak didik ?










BAB II
KAJIAN TEORI
Minat selama ini hanya dikenal dengan sebuah keinginan yang dimiliki oleh seseorang, sehingga antara satu dengan yang lain mempunyai perbedaan dalam keinginannya. Terlepas dari anggapan tersebut, minat siswa belajar merupakan bagian penting yang perlu dikaji dalam sebuah lembaga/ sekolah, karena tidak ada sekolah tanpa proses pembelajaran, sehingga minat siswa belajar adalah kunci tercapainya visi dan misi sekolah.
Minat secara bahasa diartikan dengan kesukaan, kecenderungan hati terhadap suatu keinginan. Sedangkan arti menurut istilah diartikan oleh sebagian tokoh sebagai berikut :
1.    Menurut Slamito, minat adalah suatu perasaan cenderung lebih atau suka kepada sesuatu hak atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh
2.    Menurut Mahfud Shslshuddin, mengemukakan minat secara sederhana, minat adalah perhatian yang mengandung unsur-unsur perasaan.
3.    Menurut Abu Ahmadi, minat belajar adalah sikap seseorang termasuk tiga fungsi jiwa (kognisi, konasi, dan emosi) yang tertuju pada sesuatu dan dalam hubungan itu terdapat unsur perasaan yang sangat kuat.
4.    Menurut Andi Mappiare, minat adalah suatu perangkap mental yang terdiri dari suatu campuran dari perasaan, harapan, pendirian, prasangka takut atau kecenderuangan-kecenderungan lain yang mengarahkan individu kedapa suatu pilihan tertentu.

Dari pemaparan mengenai definisi-definisi mengenai minat diatas dapat disimpulkan bahwa, minat adalah gejala psikis yang muncul dalam diri seseorang dan direalisasikan dengan perasaan senang dan menimbulkan perhatian yang khusus terhadap sasaran, sehingga seseorang cenderung berupaya untuk mencapai sasaran tersebut. Jadi untuk melihat reaksi dari gejala psikis tersebut dapat di pastikan dari sikap, prilaku, atau motivasi yang dimiliki oleh seseorang dalam beraktifitas.

Selanjutnya teori belajar, menurut beberapa ahli dijelaskan sebagai berikut :
1.    Menurut Thomas Aquinas, belajar itu pada hakikatnya alah belajar berfikir, untuk itu perlu diadakan kebiasaan sejak anak didik muda.
2.    Menurut Mauly, belajar pada hakikatnya adalah proses perubahaan tingkah laku seseorang berkat ada pengalaman.
3.    Menurut Gagne, belajar adalah suatu proses yang memungkinkan organisme untuk mengubah tingkah laku dengan cepat dan bersifat permanen sehingga perubahan yang serupa tidak perlu terjadi berulang kali setiap menghadapi situasi baru. Belajar adalah suatu proses perubahan disposisi dan kapabilitas.

Dari beberapa definisi tersebit dapat di simpulkan bahwa, belajar merupakan proses perubahan tingkah laku dan pola pikir seseorang diakibatkan karena kebiasaan dan pengalaman.

Jadi dapat di simpulkan minat belajar menurut saya adalah suatu perasaan secara sederhana yang mengandung unsur-unsur perasaaan, harapan yang sangat kuat untuk dapat berfikir dan mengubah tingkah laku serta pola pikir dengan cepat yang bersifat permanen diakibatkan karena kebiasaan dan pengalaman.


BAB III
PEMBAHASAN
Belajar adalah suatu proses untuk berfikir bagaimana cara memproses sebuah informasi menjadi sebuah referensi yang dapat dibuktikan secara nyata. Belajar juga membentuk prilaku,sikap dan pola pikir seseorang dalam bersosialisasi dalam lingkungan kecil maupun sosial. Dalam lingkungan kecil seperti orang tua, adik , dan kakak, sedangkan lingkungan sosial seperti masyarakat, teman.
Faktor yang membuat anak minat belajarnya berkurang seperti :
1.    Menonton hiburan televisi
2.    Bermain game ( playstation, handphone )
3.    Internet
Ketiga faktor di atas memberikan efek yang sangat nyaman sehingga anak waktu belajarnya terbuang dengan sia-sia dan efek malas hal yang dan buruknya dari faktor ini adalah minat belajar anak berkurang bahkan bisa turun drastis.
Hal yang bisa mengatasi dari ketiga faktor di atas adalah :
1.    Membatasi mereka menonton TV, bermain game, dan internetan.
2.    Memanggil guru private
3.    Mengkursuskan mereka supaya waktu belajarnya lebih banyak dan maksimal
Peran orang tua adalah faktor utama yang dapat menumbuhkan kembali minat belajar anak, orang tua harus pandai mengontrol atau mengawasi dalam belajar. Orang tua sebagai motivator dalam membangun kembali minat belajar anak menjadi bertambah sehingga semangat belajar kembali stabil. Selain mengontol dan mengawasi tindakan yang harus di ambil oleh orang tua ialah pendekatan. Karena orang tua sangatlah mudah dalam mendekati pribadi anaknya.
Seorang guru juga menjadi ikon pendukung dalam menumbuhkan minat belajar anak didik nya karena kurang lebih 7 jam setiap harinya guru mengajarkan dan guru pasti mengetahui masing-masing karakter dari anak didiknya, dan seharusnya guru memahami apa yang dapat menarik perhatian anak didiknya dalam memberikan materi, guru harus memberikan suasana yang nyaman, interaktif dalam membuat pertanyaan, memberikan games (permainann) yang ada kaitannya dengan pelajaran, serta memberikan motivasi agar semangat dalam mengikuti pelajaran semakin meningkat.




BAB IV
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
Minat belajar adalah adalah suatu perasaan secara sederhana yang mengandung unsur-unsur perasaaan, harapan yang sangat kuat untuk dapat berfikir dan mengubah tingkah laku serta pola pikir dengan cepat yang bersifat permanen diakibatkan karena kebiasaan dan pengalaman.
Terlepas dari anggapan tersebut, minat siswa belajar merupakan bagian penting yang perlu dikaji dalam sebuah lembaga/ sekolah, karena tidak ada sekolah tanpa proses pembelajaran, sehingga minat siswa belajar adalah kunci tercapainya visi dan misi sekolah.
Sehingga nantinya menjadi generasi penerus bangsa yang bermoral baik di dalam keluarga dan untuk negara serta dapat mengharumkan Indonesia di dunia pendidikan.

B.  SARAN
Untuk para rekan-rekan mahasiswa/i dan dosen serta pembaca makalah saya ini, kiranya dapat memberikan saran, kritik dan masukkan yang saya harapkan dapat membangun, agar ke depannya dapat membuat makalah yang lebih baik lagi. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
























DAFTAR PUSTAKA





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar